September Horor-ku

Setelah itu kita para junior dikumpulkan dalam satu ruangan. Menunggu laporan dari guru pembimbing dan juga penjaga sekolah. Langkah apa yang akan kita lakukan setelah ini, melanjutkan acara ini atau selesai sudah acara malam ini.

Guru pembimbing pun kemudian masuk ruangan bersama para senior, Pertama yang dikabarkan adalah kedua orang yang dibawa ke uks sebelumnya tidak mengalami masalah. Hanya tidak sadarkan diri. Dan diharapkan setelah beristirahat bisa kembali sadar lagi. Sekarang mereka bertiga bersama terry masih berada di UKS bersama panitia yang menjabat seksi kesehatan.

Guru pembimbing pun menutup acara ini, acara ini sudah terlalu Lelah bagi yang ingin melanjutkan. Dan malam ini kita diputuskan untuk satu ruangan. Dengan sekat antara bagian laki- laki dan perempuan. Waktu pun berjalan perlahan dan aku tetap berharap semoga malam ini berlalu dengan cepat. Tidak ada hal- hal aneh yang terjadi lagi dan aku juga memberitahu kepada leo dan rendy bahwa biar esok saja aku menceritakan apa yang terjadi kepadaku sebelumnya. Selang beberapa lama, terdengar suara aneh dari luar ruangan. Saat ini posisi ku sudah berbaring dilantai bersama dengan yang lain. Kucoba paksakan mata ini terpejam dan berharap langsung tertidur. Beruntung rasa Lelah membantu memejamkan mata ini, saat ku terbangun. Ternyata matahari sudah terlihat dan sekeliling sudah banyak melakukan aktivitas seperti menyetel lagu, ataupun mengecek social medianya.

Pada pukul 6.30 seluruh osis dijadwalkan untuk berkumpul. Pada saat semuanya sudah berkumpul ada hal tidak wajar yang kudengar dari senior. Aku pikir cerita malam ini sudah selesai dan hari ini menjadi normal kembali namun nyatanya tidak. Senior memberitahu bahwa kak Raisa hilang. Ini masih dugaan sementara, karena pada saat pagi hari, raisa sudah tidak ditemukan ditempat tidurnya maka asumsi sementara adalah raisa menghilang. Berita Raisa hilang ini pun awalnya dilaporkan oleh kak Risma pada saat terbangun jam 5, namun dikeep dulu oleh ketua panitia karena kondisi sekeliling masih gelap dan tidak ingin ada kejadian aneh kembali. Dan memutuskan pukul setengah 7 berita tersebut baru disebarkan dan dilakukan pencarian jika masih belum kembali juga. Setelah berita ini muncul, Muncullah berita dari senior lainnya bahwa ada yang sempat melihat raisa pergi dari tempat tidurnya namun tidak tahu itu jam berapa. Dan juga ada beberapa hipotesa- hipotesa lain, seperti kemungkinan raisa pulang kerumahnya. Tapi itu disanggah karena tas raisa masih berada di ruangan kelas tempat senior berkumpul. Grup pencarian terbagi 3 kelompok.  Kelompok 1 menyisir dari bagian depan gerbang luar sekolah sampai tempat parkir dan kantin, yang kedua menyusuri seluruh lantai satu dan yang kelompok ketiga menyusuri lantai dua.

Pukul 06.45 pencarian dimulai, tidak berlangsung lama kita semua sudah mempunyai kesimpulan bahwa raisa tidak berada di sekolah karena sudah dilakukan pencarian kepenjuru sekolah namun tidak tampak juga keberadaannya. Kita bertiga berada pada kelompok ketiga. Menyisir ruangan atas. Sebenarnya kita sudah menyisir semua kelas, namun kita tahu ada tempat yang memang belum dikunjungi. Dan kita takut akan kenyataan semalam yang menimpa kita.

Tempat itu adalah Gudang olahraga. Tidak ada satupun dari kelompok tiga yang berani menyusuri ruangan itu sendirian karena telah mendengar cerita kami sebelumnya. Kita pun memutuskan menunggu kelompok lain agar bersama-sama memeriksa ruangan tersebut. Selang 5 menit semua orang pun berkumpul, ketua panitia memutuskan jika senior yang akan didepan memulai pencarian tersebut.

Please follow and like us:
error

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)